KEPALA SMAN 1 BANYUMAS AKAN MENJADI KEPALA SMA DI TOKYO

Oleh admin ::

133 views ::

11 Jul 2018

KEPALA SMAN 1 BANYUMAS AKAN MENJADI KEPALA SMA DI TOKYO

Kepala SMAN 1 Banyumas akan Jadi Kepala Sekolah Indonesia di Tokyo

Namanya singkat saja: SAIDAN. Menilik namanya, orang akan mudah mengetahui kalau dia orang desa. Benar! Dia merupakan orang yang dilahirkan di desa Kejawang, Kecamatan Sruweng, sebuah desa yang cukup terpencil di bagian utara Kebumen, Jawa Tengah. Menurut pengakuannya, saat masih kecil dia biasa ngarit (mencari rumput untuk pakan ternak) dan repek (mencari kayu bakar). Karena itu, siapa yang menyangka jika ia bisa menjadi Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri yang ditempatkan pada Perwakilan Republik Indonesia di Tokyo, Jepang.

Ya, ketika dibuka pendaftaran Seleksi Bersama Penerimaan Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri tahun 2018 beberapa waktu yang lalu, alumnus IKIP Negeri Semarang yang dua tahun belakangan dipercaya menjadi Kepala SMA Negeri 1 Banyumas ini memberanikan diri untuk mendaftarkan dan mengikuti seleksi. Bersama lebih dari dua ratus pendaftar lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, pemegang sertifikat guru profesional untuk matapelajaran Bahasa Inggris ini bersaing ketat untuk memperebutkan dua posisi jabatan Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri yang tersedia; masing-masing untuk ditempatkan pada Perwakilan RI di Kuala Lumpur dan Tokyo.

Setelah melalui seluruh tahapan seleksi sejak Maret 2018; baik seleksi administratif, akademik, psikotest, kepemimpinan dan lain-lain, Kamis, 21/6/ 2018 Panitia Seleksi Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengumumkan hasilnya. Saidan dinyatakan lulus seleksi dan akan diangkat sebagai Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri yang akan ditempatkan pada Perwakilan RI di Tokyo. Sedangkan untuk jabatan kepala sekolah Indonesia di Luar Negeri yang akan ditempatkan pada Perwakilan RI di Kuala Lumpur, dipercayakan kepada Dr. Encik Abdul Hajar, MM.

Bagi Saidan, menjadi Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri di Tokyo ini akan menjadi pengalaman keduanya. Sebelumnya, pada tahun 2007 sampai 2010 ia, yang mengawali kariernya sebagai pendidik di SMA Negeri Patikraja, Banyumas ini pernah bertugas sebagai Kepala Sekolah Indonesia di Den Haag, Belanda.

Selamat dan semoga sukses, Pak Saidan! Saya dan teman-teman kepala SMAN lainnya di Banyumas, bersama seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia, turut mendoakan kesuksesan Pak Saidan dalam mengemban tugas negara ini. Semoga apa yang diraih Pak Saidan ini bisa menginspirasi para guru dan kepala sekolah lainnya untuk meraih prestasi.